Penyebab Gagalnya Ereksi

Gagal Ereksi.

Selaras dengan usia, gaya hidup, dan kondisi tubuh, fungsi organ seksual tidak selamanya dalam kondisi bugar. Terkadang kemampuan ereksi bisa surut. Meski hanya sesekali waktu, seorang pria pasti pernah mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Mumpung belum fatal, segeralah ke PERKASSA.

Gangguan ereksi mungkin hanya sebentar karena ada permasalahan. Namun perlu diwaspadai jika gangguan ini sudah lama dan tidak segera pulih, karena kehidupan seksual pastinya akan terganggu dan menyebaban harga diri seorang pria pun dipertaruhkan. Maklum saja, kemampuan ereksi erat kaitannya dengan masalah ” kejantanan” pria.

bermesraanAda tiga tahap utama untuk terjadinya ereksi:

  1. Tahap Pertama adalah rangsangan seksual, yang dapat berasal dari indra visual , pendengaran, sentuhan/rabaan atau pikiran.
  2. Tahap kedua adalah komunikasi rangsangan seksual dari saraf otak ke organ seksual.
  3. Tahap selanjutnya adalah terjadinya support pembuluh darah yang mensuplai penis sehingga membuat darah lebih banyak masuk ke dalam struktur silinder. Pada tahap ini penis menjadi tegang. Jika terdapat gangguan pada salah satu atau beberapa tahapan ini, maka impotensi atau disfungsi ereksi kemungkinan besar terjadi.

Beragam penyebab gagalnya ereksi secara umum dibagi menjadi tiga faktor:

  1. Faktor fisik. Karena penyumbatan dan kelainan bawaan, yang ini sangat jarang terjadi.
  2. Faktor non fisik atau psikis negatif antara lain trauma masa kecil, stres, kecemasan dan sejenisnya. Apa pun yang membuat seorang lelaki stres dan tidak bisa rileks, dapat membuat vitalitas seksualnya padam.
  3. Sementara itu, kondisi lain yang dapat menyebabkan penis tidak bisa berfungsi adalah komplikasi penyakit. Misalnya gangguan saraf akibat diabetes, kelainan pembuluh darah, efek samping obat-obatan tertentu atau gangguan hormonal.
    Obat darah tinggi dalam jangka panjang misalnya, juga bisa membuat penis loyo. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menurunkan tekanan darah tanpa meminum obat.

Training Bergaransi Sampai Bisa
Produksi hormon testosteron di testis memerlukan kolesterol yang cukup. Penurunan kolesterol oleh obat-obatan dapat mengganggu jumlah testosteron yang diproduksi oleh tubuh, dan mengakibatkan penurunan libido seorang pria. Bisa juga pertanyaannya dibalik seperti ini ‘Apakah anda mengalami lemah syahwat atau penurunan libido setelah mengkonsumsi obat penurun kolesterol?’

Penyakit penyebab penis tidak bisa mengeras bukan hanya diabetes, melainkan juga obesitas atau kegemukan. Menurut pakar andrologi, Prof. dr. Wimpie Pangkahila, secara umum obesitas akan menyebabkan perubahan pada total jumlah darah dan fungsi dari jantung . Distribusi lemak di sekitar dada dan daerah perut dapat membatasi proses pernapasan dan peredaran darah, yang pada akhirnya akan mengubah fungsi dari respiratori.

Panduan terapi onlineAnda perlu mewaspadai obat-obatan yang disebutkan ‘dapat menurunkan A’ atau ‘dapat menurunkan B’ atau ‘dapat menurunkan C’. Bisa jadi obat tersebut juga dapat menurunkan hormon testosteron yang berperanan pada stamina pria. Bila nada ingin pengobatan yang alami dan tidak mengalami ketergantungan obat, cobalah hubungi PENNASIA untuk pengobatan penyakit anda.

Terapi Perkassa melancarkan aliran darah ke dan dari Mr.P. Anda akan diterapi mulai dari paha, pantat, pinggul, pinggang, dan sekitar Mr.P. Secara tidak langsung, testis, dan prostat anda juga ikut membaik dan terhindar dari penyumbatan di prostat. Produksi hormon testosteron juga akan maksimal.

Kemudian Mr.P akan diberi sejenis protein untuk mensupport energi dan mempercepat pergantian sel-sel tua pada otot maupun pembuluh darah.
Proses ini akan membuat Mr.P anda bagaikan ‘muda lagi’ secara natural. Anda tidak perlu minum obat-obatan yang bisa membahayakan jantung, maupun herbal yang bila berlebih bisa memberatkan kerja ginjal.

Senyum sejenak, biar perkasa lagi 🙂

PIKIRAN JOROK

Pada jam sekolah terlihat 2 orang cowok SMA lagi bolos ngobrol di halte sambil nungguin bus..
Didepan mereka seorang cewek cantik dengan menggunakan rok mini dan sepatu pantopel
Jono : “broo.. lo lihat cewek didepan kita itu ga??
Paidjo : “ya lihat lah emangnya gue katarak??”

Jono : “bukan itu maksud gw! lo percaya ngga kalau cewek itu ngga pake celana dalam??”
Paidjo : “somprett..!! mana gw tau, orang dia pake rok!! ngga kelihatan lah…”
Jono : “tuh lihat aja sepatunya banyak ketombenya” 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *